Posts

You are The Choosen (Yohanes 15:1-17). Khotbah di Kebaktian SMAK Samaria Kudus, Jum'at, 23 Juli 2010. By : R.A.M.

Image
Sadar/tidak, kita semua yang ada di tempat ini adalah orang-orang yang terpilih. Terpilih menjadi siswa dan guru SMA Samaria Kudus, terpilih menjadi ketua kelas, OSIS, terpilih menjadi orang Kristen, dll. Menjadi orang yang terpilih mungkin untuk beberapa saat terlihat menyenangkan/enak (contoh menjadi ketua kelas, ketua OSIS, dll) tetapi setelah beberapa saat pastilah mulai merasakan beban/tanggung jawab yang semakin bertambah. Tidak heran kalau ada bahkan banyak orang yang melepaskan jabatan “orang terpilih” itu dengan seenaknya atau bisa disebut juga “lari dari tanggung jawab”. Supaya kita bisa tetap kuat menjadi orang-orang pilihan Tuhan, kita harus tinggal di dalam Tuhan. I.        Adapun manfaat tinggal di dalam Tuhan adalah : Supaya hidup kita bisa berbuah (Yohanes 15:4) . Di dalam Alkitab kita mengenal ada 9 jenis buah roh : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan pen...

Kenangan Terindah

Apa yg kita rasakan tiap kali pergantian tahun? Apa yg kita lakukan tiap kali malam pergantian tahun? Jawaban pd umumnya adl intropeksi diri dan menetapkan tujuan / target utk tahun berikutnya. Penetapan tujuan / target dlm hidup kita biasanya ditentukan oleh kepuasan yg telah kita rasakan di tahun sebelumnya. Contoh : saya blm puas dgn timbangan berat badan saya tahun lalu krn berat saya 75 kg, maka target saya tahun ini harus bisa turun menjadi 60 kg. Nah tp disini kita mau melihat apakah yg seharusnya menjadi standar kePUASan kita dlm 1 tahun ? 1. P. Pegang kehendak Tuhan (Firman Tuhan). Maz. 119:33-50, 105. Miliki kerinduan dan kehausan untuk membaca dan mengerti Firman Tuhan dr kitab Kejadian-Wahyu sepanjang tahun ini. 2. U. Usahakan yg terbaik. Kol. 3:23, I Tim. 4:15. Mslh pasti terus akan ada dlm hidup, sekolah, pekerjaan, dan pelayanan kita, tp apakah kita tetap maju atau malah mundur. Never give up!! Allah menyediakan jalan keluar utk setiap masalah, Allah ingin kita kreatif...

Aku Menjadikan Segala Sesuatunya Baru ! (Wahyu 21 : 1-8). Renungan Warta Jemaat GEKARI Gloria, 1 Januari 2006. By : R.A.M.

Image
Dalam perikop ini, kita menemukan bahwa sang penulis hendak menekankan satu kata, yaitu baru. Baru… Mungkin kita dapat memberikan banyak sekali definisi tentang baru, tetapi jikalau kita melihat dari bahasa aslinya ( Yunani ) dipakai kata “kainos” yang berarti kesegaran ( freshness ).             Kita dapat saja mengartikan baru itu menyenangkan, dapat pula tidak. Itu semua   tergantung dari respon kita. Sesuatu yang baru biasanya diikuti / dibarengi dengan pengharapan. Misalnya : ketika kita sedang mengikuti perayaan ulang tahun atau pernikahan, hal itu berarti kita sedang mengharapkan kebahagiaan dari orang yang merayakannya tersebut. Dari perikop ini sang penulis diberikan pengharapan akan sesuatu yang baru ( fresh ) dan bernilai ( value ),             Ada satu kenyataan yang seakan-akan bertolak belakang dari perikop ini dan harus kita pahami di dalam dunia ini...

Make A Wish (Ibrani 6:9-20). Khotbah di KomSel Krucil dan Mahasiswa GEKARI Gloria, Sabtu, 25 Juni 2005. by : R.A.M.

Biasanya dalam setiap perayaan ulang tahun yang ada tiup lilinnya pasti kebanyakan ada juga make a wish-nya. Sekarang coba pikirkan apa yang kalian harapkan saat ini seandainya hari ini kalian ulang tahun. Setidaknya ada 3 tahapan yang akan kita pelajari bersama dan harus dilalui seseorang agar harapannya menjadi kenyataan : Iman dan sikap positif (optimis). Iman membawa kita selangkah lebih maju menuju kenyataan. Usaha (Yakobus 2:26). Pele (salah satu pemain sepakbola) pernah mengatakan “bermainlah sebaik-baiknya maka gol akan tercipta dengan sendirinya. Kebahagiaan (Amsal 17:22). Respon kita ketika harapan kita menjadi kenyataan pastilah respon bahagia. Amsal 23:18

Sleeping Beauty (Amsal 6:6-11). Khotbah di KomSel SMUN 101 Jakarta, Senin, 7 Februari 2005. by : R.A.M.

Image
Kalian pernah tahu film sleeping beauty kan ? Dari judulnya saja sudah terlihat bahwa yang ingin ditonjolkan adalah kecantikan sewaktu tidur. Tapi benarkah seperti itu ? Nah sekarang pernahkah kalian melihat semut dan rombongannya jalan ? mereka jalan bukan saja di pagi hari, bahkan malam dan tengah malampun masih terus berjalan. Kita belajar mengenai kerja keras dan kerajinan dari semut tersebut. Dalam hal apa kerajinan dan kerja keras harus dilakukan. Jawaban utamanya adalah SATE. Kenapa saat teduh ? SaTe adalah persiapan kita dalam menghadapi segala keadaan (ay. 7-8). Panas = waktu kita kesusahan Panen / hujan = waktu kita senang SaTe membuat kita survive / bertahan (ay. 11). Kalau kita tidak SaTe kita akan mengalami : Ø   kemiskinan = tidak mengerti janji-janji Tuhan. Ø   kekurangan = tidak pede, gampang marah, dll. Lawan terbesar SaTe adalah tidur/malas (ay. 10). Jadi : Tidur ≠ SaTe Tidur ≠ pede (akan kecantikan dan ketampanan)...

Penantian (Yakobus 5:7-11). Khotbah di Persekutuan Tim Musik dan Pujian GEKARI Gloria, Sabtu, 25 Oktober 2003. By : R.A.M.

Image
Shalom, semua kita yang hadir disini bersemangat untuk mendengarkan kebenaran Firman Tuhan, amin?! Hari ini kita akan belajar tentang penantian janji Tuhan, janji kedatanganNya, janji jawaban doa dari Tuhan, dll. Penantian bukanlah hal yang mudah. Mungkin setiap kita pernah merasakan artinya menunggu. Apa yang kita rasakan saat harus menunggu? bosan, jenuh, bete, marah, dll. Dalam Yakobus 5:7 digunakan ilustrasi mengenai petani, kalau panennya sesuai rencana 4 bulan sudah panen, tetapi kalau tiba-tiba cuaca berubah dan tidak bisa diprediksi, dia harus menanti panen lebih lama lagi. Bagaimana cara menanti-nantikan Tuhan : Menjaga hati (Matius 25:13, Amsal 4:23) Semakin tinggi posisi dan kedudukan kita, biasanya kita semakin merasa nyaman. Nah saya ingat waktu saya masih sekolah, guru saya bilang ke murid-muridnya : yang peringkat 1 tetap harus rajin belajar, karena kalau tidak kalian dapat disusul oleh yang lain. Maka dari itu tetaplah rendah hati dan tulus (Matiu...