Posts

Renungan keenam untuk buku renungan BOM.com

AKU MENGENAL TUHANKU Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (Yohanes 14:9). Dalam beberapa bulan terakhir Indonesia kehilangan beberapa artis terkenal, salah satu contohnya adalah Yoga Syahputra atau biasa dikenal dengan Olga Syahputra. Ketika dikabarkan bahwa Olga telah meninggal, begitu banyak orang yang datang melayat baik ke rumah duka ataupun ke tempat pemakamannya. Pertanyaannya adalah apakah mereka benar-benar telah mengenal sosok Olga? Hampir kebanyakan dari mereka mengenal Olga hanya dari siaran televisi. Tentunya hanya pihak keluarga dan beberapa teman artis yang benar-benar mengenalnya dengan sangat baik karena mereka telah bersama-sama dengan Olga semasa ia hidup. Mengetahui bukan berarti mengenal. Bahkan belum tentu orang yang telah lama bersama-sama dengan kita, mengenal kita dengan...

Renungan kelima untuk buku renungan BOM.com

KESOMBONGAN DIRI tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." (Yeremia 9:24). Ada seorang pembalap yang mengikuti kejuaraan balap mobil di sirkuit Sentul. Pembalap tersebut terkenal dengan kesombongannya, bahkan tim yang bekerja untuknya pun diberhentikan karena ia merasa bisa mengerjakan segala sesuatu sendirian. Tapi ada 1 orang yang tetap ia pertahankan, supir truk yang biasa membawa mobil sang pembalap ke sirkuit perlombaan. Suatu ketika, sang pembalap meminta supir truk untuk membawa mobilnya ke tempat perlombaan sepanjang malam, supaya saat pagi tiba ia dapat melakukan pemanasan dulu dengan mobilnya. Pembalap berjanji akan menemani supir truk mengobrol supaya sang supir tidak mengantuk. Tetapi belum beberapa lama pembalap tersebut tertidur dan akhirnya waktu tengah malam san...

Renungan keempat untuk buku renungan BOM.com

PERBUATAN BAIK Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. (Galatia 6:9). Ada seorang anak kecil yang tertangkap sedang mencuri beberapa obat yang di jual di toko obat. Ia mencuri karena ia tidak memiliki cukup uang untuk membeli obat yang akan dipakai untuk mengobati ibunya yang sedang sakit. Lalu ada seorang pria yang melihat kejadian itu dan membayar seluruh obat yang dicuri oleh anak tersebut, bahkan pria itu memberi anak itu makanan. Beberapa tahun kemudian pria itu jatuh sakit, keluarganya kemudian membawanya ke sebuah rumah sakit. Setelah diperiksa oleh dokter, dokter ingin melakukan tindakan medis untuk menyembuhkan pria itu. Tetapi ternyata tindakan penyembuhan yang akan dilakukan memakan biaya sangat mahal. Di tengah-tengah keputusasaan keluarga, tiba-tiba dokter mengeluarkan sebuah surat yang bertuliskan "semua biaya sudah dibayar beberapa tahun lalu dengan beberapa obat dan makanan...

Renungan ketiga untuk buku renungan BOM.com

UKURAN IMAN Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. (Roma 12:3). Dalam sebuah ibadah sekolah minggu di gereja A, sang guru sedang bercerita mengenai Petrus yang berjalan di atas air menemui Yesus. Karena keterbatasan waktu, sang guru belum sempat menceritakan makna di balik cerita itu. Ada satu anak bernama Michael yang tertarik mencobanya di sungai dekat rumahnya. Tanpa berbekal ijin dari orang tuanya ia pergi ke sungai dan mulai menginjakkan kakinya. Tapi karena iman Petrus berbeda dengan iman anak itu, akhirnya anak tersebut terjatuh ke dalam sungai dan tenggelam. Berbicara mengenai iman dan harapan, terkadang kita mengharapkan dan memikirkan sesuatu di luar batas ukuran iman yang diber...

Artikel pertama untuk buku renungan BOM.com

Dare to be Change Pada suatu kali Yesus sedang MENGAJAR dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat. (Lukas 13:10). Yesus melakukan pekerjaannya (mengajar) bahkan di hari Sabat, luar biasa bukan? Begitu semangatnya Yesus, tetapi yang perlu kita ingat adalah pekerjaan yang Ia lakukan bukan untuk mencari keuntungan dunia melainkan untuk menggenapi rencana Allah dalam hidupNya. Lebih dari itu ada hal yang lebih luar biasa dari sekedar semangat Yesus. Apakah itu? 1. Yesus SIAP dan BERANI untuk berubah. Janganlah kita terjebak dengan rutinitas. Kita mengetahui bahwa mengajar adalah kegiatan yang dilakukan Yesus tiap-tiap hari, tetapi dulunya Yesus membantu ayahnya sebagai tukang kayu. Saya ingat dalam film "passion of the Christ" digambarkan ketika Yesus kembali mengingat masa-masa Ia kerja sebagai tukang kayu. Yesus dari tukang kayu menjadi pengajar! Seorang hamba Tuhan dalam khotbahnya pernah mengatakan: di dunia ini satu-satunya yang langgeng adalah perubahan. Maksudnya ad...

Renungan kedua untuk buku renungan BOM.com

Tao Kae Noi Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi. (Pengkhotbah 9:10) Ayat Bacaan: Pengkhotbah 9:1-12 Top Ittipat adalah seorang anak berusia 16 tahun yang kecanduan dengan games online. Tetapi tidak akan ada yang menyangka bahwa ia menjadi orang kaya sekarang ini. Dimulai dari bisnis orang tuanya yang bangkrut, hingga akhirnya memaksa ia untuk memulai berjualan. Ia memutuskan untuk berjualan snack rumput laut. Dengan perjuangan keras ia berusaha agar snack tersebut pada akhirnya bisa diterima oleh pasar, mulai dari memperbaiki kualitas rasa, memberikan kemasan yang bagus, memikirkan nama yang menarik, hingga memperbaiki tempat produksinya. Semuanya itu ia lakukan hanya dengan bantuan dari seorang pamannya. Dan sekarang kita mengenal produk snack tersebut sebagai Tao Kae Noi. Kita mengenal Salomo sebagai Raja yang pal...

Renungan pertama untuk buku renungan BOM.com

Don't Judging! Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. (I Samuel 16:7). Ayat bacaan: I Samuel 16:1-13 Adalah seorang wanita yang sewaktu lahir sempat mengalami kekurangan oksigen, sehingga pada akhirnya ia mengalami cacat dalam perkembangan otaknya dan membuatnya tidak percaya diri dalam membangun hubungan dengan orang lain. Dengan ragu-ragu, ia mencoba untuk mengikuti sebuah ajang pencarian bakat. Hampir semua orang yang berada di tempat tersebut meragukan kemampuannya. Tetapi sewaktu ia mulai membuka suaranya dan bernyanyi, semua orang kagum dan terkesima oleh suaranya. Wanita tersebut adalah Susan Boyle. Begitu banyak orang yang tertipu dengan penampilan luar seseorang. Nabi Samuel pun berpikiran yang sama ketika hendak mencari pengganti Raja Saul. Oleh karena itu, Tuha...