Posts

Tuhan "Penerobos" (2 Samuel 5:20). Renungan Minggu Paskah, 12 April 2020. R.A.M.

Akhirnya, hari ini saya diberikan kesempatan kembali oleh Tuhan untuk dapat menulis renungan khusus tentang Paskah. Dan ini juga merupakan tulisan pertama saya di tahun 2020 ini. Dalam pembacaan Alkitab saya pada hari ini, saya tertarik beberapa bagian firman Tuhan. Salah satunya bagian firman Tuhan yang ini. "Lalu datanglah Daud di Baal-Perasim dan memukul mereka kalah di sana. Berkatalah ia: " Tuhan telah menerobos musuhku di depanku seperti air menerobos".  Sebab itu orang menamakan tempat itu Baal-Perasim. (2 Samuel 5:20). Ijinkan saya bertanya bagaimana keadaan kita semua akhir-akhir ini? Mungkin banyak dari kita yang sekarang-sekarang ini dilanda oleh ketidakpastian. Misalnya ketidakpastian kapan berakhirnya WFH (Work From Home) ataupun SAH (Stay At Home). Dengan berbagai macam cara kita berusaha mengatasi keadaan kita sekarang, mengatasi ketidakpastian yang ada. Lewat pembacaan firman Tuhan di atas, kita harus yakin bahwa Tuhan akan "menerobos" set...

Sampai kapan

Image
Sampai kapan air mataku terus menetes ya Tuhan Sampai kapan aku harus melihat kedua orang tua ku terbaring sakit Sampai kapan aku harus berdiam Sampai kapan aku harus menunggu Sampai kapan penderitaan ini kan berakhir Sampai kapan aku akan melihat tawa lepas mereka kembali

Passion and Dream

Matius 21:22 Dan apa saja yang kamu minta  dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya." Seorang bocah yang belum genap berumur tiga tahun menangis sambil mengguling-gulingkan badannya di tengah pasar karena permintaannya tidak dipenuhi ibunya. Sang anak sangat ingin memiliki harmonika hainan. Sang ibunda akhirnya memenuhi permintaan anaknya hanya agar dia segera berhenti menangis. Harmonika mainan itu menjadi sahabat akrab anak balita tersebut di rumah setiap hari. Tidak hanya itu, anak tersebut akan dengan sangat serius menyaksikan acara musik yang sedang ditayangkan stasiun televisi. Bahkan matanya tampak melotot dan berdiri sangat dekat dengan layar televisi bila melihat pemain piano atau keyboard sedang beraksi. Belakangan, anak ini harus menempuh ke sebuah kota lain, yang berjarak 140 kilometer dari kota kelahirannya, agar bisa bermain piano. Hal itu karena di kotanya tidak ada piano. Itulah sepenggal kisah dari Canho Pasirua, pianis asal Ende, Flores,...

Macaulay Culkin

Matius 6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Siapa yang tidak mengenal aktor bernama Macaulay Culkin. Saya rasa semua orang yang memiliki televisi pernah menonton film yang ia bintangi. Dahulu, ia sangat terkenal dengan filmnya “Home Alone”, tetapi tahukah kalian bahwa ia mengidap penyakit psikis yaitu agoraphobic (ketakutan pada tempat-tempat ramai atau kekuatiran pada situasi sulit). Memang semua kekuatiran pasti dipicu oleh sesuatu hal. Dalam kasus ini, hidup Culkin (yang adalah seorang aktor yang sukses pada jamannya) menjadi berantakan setelah perceraian orangtuanya dan semakin menjadi-jadi setelah ia bercerai dengan isterinya. Namun baru-baru ini saya sempat melihat iklan home alone kembali dengan Culkin yang sudah dewasa. Entah apakah ini hanya sekedar iklan ataukah filmnya akan diproduksi kembali. Lewat kisah singkat perjalanan Culkin di atas, ada beberapa hal yang mungkin bisa kita sepakati bersam...

Akhir dari cinta

Di hari ini Duniaku seakan runtuh Tak dapat ku gambarkan perasaanku Tiada setitikpun air mata membasahi pipiku Walau kurasakan pedih di hati ini Ku rasa... Inilah akhir dari sebuah perjalanan cinta Yang telah kami usahakan tiga tahun yang lalu Ketika ia berkata "ya" akan hubungan ini Ketika malam semakin larut Kurasakan dadaku semakin sesak Seakan jantungku berhenti berdetak Dalam kesedihan yang semakin pekat Terima kasih cintaku Walau kini hanya tinggallah kenangan Sambil bergumam "segala sesuatu akan indah pada waktunya" Ku tutup puisi ini dengan sebuah tangisan

Allah Vs Musuh (Mazmur 60:14). Renungan Sore, Senin, 18 Juni 2018. R.A.M.

Ketika mendengar kata "musuh", apa yang terlintas dalam pikiranmu? Pada dasarnya, musuh adalah sesuatu yang mengancam (kesehatan, keselamatan), atau sesuatu yang dapat merusakkan (KBBI Daring). Jadi berbicara mengenai musuh, banyak hal dapat dikategorikan sebagai musuh, semuanya tergantung dari cara pandang kita dan sikap hidup kita. Jaman sekarang, makanan dan minuman pun bisa menjadi musuh, keluarga bisa menjadi musuh, sahabat bisa menjadi musuh, rekan kerja bisa menjadi musuh, bahkan semua orang bisa dianggap sebagai musuh. Oleh karena itu, fokus dari ayat ini bukan di bagian akhir dari ayat ini "sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita", tetapi justru di bagian awal dari ayat ini "Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa". Fokusnya adalah Allah a.k.a Tuhan Yesus, bukan musuh. Ada bagian lain di dalam Alkitab yang berkata "musuh kita akan didamaikan dengan kita" (Amsal 16:7). Nah, jadi jangan alihkan fo...

Berjalan bersama Tuhan. (Ayub 23:10). Renungan Minggu, 3 Juni 2018. By : R.A.M.

Baru-baru ini saya sedang termotivasi untuk berjalan kaki sebagai bagian dari olahraga saya. Seorang sahabat saya mengetahui saya mulai sering berjalan kaki dan pada suatu kesempatan dia berkata pada saya "lain kali aku temenin jalan ya". Waktu mendengar hal itu saya sangat bahagia sekali, karena saya bisa berjalan bersama sahabat saya. Pernah tidak kalian merasakan perbedaan ketika kalian melakukan sesuatu seorang diri dengan melakukan sesuatu bersama seseorang? Saya rasa walaupun kalian adalah seorang introvert pastilah tetap ada beberapa kesempatan kalian lebih senang melakukan bersama seseorang. Karena seegois-egoisnya seseorang tetap membutuhkan seseorang dalam kehidupannya, Contoh simplenya, kadang kala kita seperti tidak memiliki tenaga untuk membuka tutup botol air mineral dan akhirnya meminta bantuan kepada orang lain. Nah di renungan kali ini, berbicara sama seperti keadaan-keadaan di atas. Tuhan adalah pribadi yang maha tahu. Tuhan mengetahui pikiran kita bahka...